Info Sekolah
Sabtu, 18 Apr 2026
  • Dibuka pendaftaran santri baru, klik: spmb.alfaradis.com
  • Dibuka pendaftaran santri baru, klik: spmb.alfaradis.com
28 Maret 2023

Penyakit Ain

Sel, 28 Maret 2023 Dibaca 39424x

PENYAKIT AIN

Definisi
“’Ain adalah pandangan kagum atau takjub disertai dengan rasa iri dengki dari seseorang yang memiliki tabiat buruk yang mengakibatkan adanya bahaya pada orang yang dilihatnya” (Syekh Ibnu Hajar al-‘Asqalany, Fath al-Bari).

Efek/gejala:
Efek dari terkena pandangan ‘ain ini bermacam-macam ada yang bisa membuat orang yang dipandang langsung sakit, celaka, pingsan atau bahkan bisa sampai menyebabkan kematian. Seperti kejadian di zaman Rasulullah, yaitu ketika sahabat Amir bin Rabiah mandi bersama Sahabat Sahl bin Hanif. Amir bin Rabiah terkagum-kagum saat melihat badan Sahl bin Hanif yang putih dan bersih, seketika itu Sahl bin Hanif pingsan, para sahabat yang lain akhirnya memanggil Rasulullah ﷺ.

Pencegahan

  1. Kalau kita kagum dengan benda atau orang lain, maka doakan keberkahan untuknya:
    Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan:
    وإذا كان العائن يخشى ضرر عينه وإصابتها للمعين، فليدفع شرها بقوله: اللهم بارك عليه
    “Orang yang memandang dengan pandangan kagum khawatir bisa menyebabkan ain pada benda yang ia lihat, maka cegahlah keburukan tersebut dengan mengucapkan: Allahumma baarik ‘alaih” (Ath Thibbun Nabawi, 118).
  2. jika kita kagum dengan harta dan keluarga kita,
  • maka ucapkan: masya Allah la quwwata illa billah. (Al Kahfi:39) Hal ini menurut pendapat ibnu katsir
  • doa Rasulullah yang berisi tentang bentuk permohonan perlindungan Allah atas penyakit ‘ain seperti dalam doa berikut:
    أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
    “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari semua Setan, Binatang yang beracun dan ‘Ain yang menyakitkan” (HR al-Bukhari).

Apakah semua pandangan seseorang yang disertai rasa kagum atau dengki dapat membahayakan orang lain?
Jawabannya tidak. Pandangan berkekuatan ‘ain tidak secara pasti wujud pada setiap orang yang memandang orang lain dengan rasa kagum atau rasa dengki, sebab ‘ain sejatinya hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu dengan adanya kriteria-kriteria tertentu, seperti bawaan lahir atau dengan ritual puasa tertentu agar mendapatkan kekuatan supranatural.
wallahu a’lam

Artikel Lainnya

Oleh : Admin Al-Faradis

I’tikaf

Oleh : Admin Al-Faradis

Al Kahfi

Oleh : Admin Al-Faradis

Hukum bunuh diri

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Pondok Pesantren Dar Al-Faradis

Alamat: Jl Muslimat Rt.08 Rw.06, Adiwerna, Tegal. Kontak: 081542427900

Lihat di Google Maps