10 amalan penghapus dosa:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا
(QS. التحريم: 8)
“Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.”
وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُم مَّتَاعًا حَسَنًا
(QS. هود: 3)
“Dan mohonlah ampun kepada Tuhanmu, lalu bertaubatlah kepada-Nya, niscaya Dia akan memberimu kenikmatan yang baik.”
الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ، وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ، كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ، مَا لَمْ تُغْشَ الْكَبَائِرُ
(HR. مسلم، رقم: 233)
“Shalat lima waktu dan dari Jumat ke Jumat adalah penghapus dosa-dosa yang dilakukan di antaranya selama tidak melakukan dosa besar.”
إِذَا تَوَضَّأَ العَبْدُ المُسْلِمُ… خَرَجَتْ خَطَايَاهُ مِنْ وَجْهِهِ، حَتَّى تَخْرُجَ مِنْ تَحْتِ أَشْفَارِ عَيْنَيْهِ
(HR. مسلم، رقم: 244)
“Jika seorang hamba Muslim berwudhu, maka dosa-dosa keluar dari wajahnya, bahkan dari bawah bulu matanya.”
✅ Puasa Arafah (9 Dzulhijjah):
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ، وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ
(HR. مسلم، رقم: 1162)
“Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim no. 1162)
✅ Puasa Asyura (10 Muharram):
وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ
(HR. مسلم، رقم: 1162)
“Aku berharap kepada Allah, puasa Asyura dapat menghapus dosa tahun sebelumnya.” (HR. Muslim no. 1162)
اقْرَؤُوا الْقُرْآنَ، فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ
(HR. مسلم، رقم: 804)
“Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya.”
مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ أَوْ رَاحَ، أَعَدَّ اللَّهُ لَهُ نُزُلًا فِي الْجَنَّةِ كُلَّمَا غَدَا أَوْ رَاحَ
(HR. مسلم، رقم: 669)
“Barang siapa pergi ke masjid di pagi atau sore hari, Allah akan menyiapkan baginya tempat di surga setiap kali ia pergi dan pulang.”
مَنْ سَبَّحَ اللَّهَ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلاَةٍ ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ، وَحَمِدَ اللَّهَ ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ، وَكَبَّرَ اللَّهَ ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ… يُغْفَرُ لَهُ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ
(HR. مسلم، رقم: 597)
“Barang siapa membaca ‘Subhanallah’ 33 kali, ‘Alhamdulillah’ 33 kali, dan ‘Allahu Akbar’ 33 kali, dan menyempurnakan seratusnya dengan ‘Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lah…’, maka dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.”
(HR. Muslim no. 597)
وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا
(HR. الترمذي، رقم: 1987 – صحيح)
“Ikutilah keburukan dengan kebaikan, maka kebaikan itu akan menghapus keburukan tersebut.”
مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ، وَلَا وَصَبٍ، وَلَا هَمٍّ… حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا، إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ
(HR. البخاري ومسلم)
“Tidaklah seorang Muslim tertimpa kelelahan, sakit, kesedihan… hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapus dosa-dosanya karenanya.”
Tinggalkan Komentar