G
N
I
D
A
O
L

Jangan Mudah Berkata Kotor

Sebagai seorang muslim, harusnya menjadi orang yang selamat dan menyelamatkan.

selamat artinya lisan kita tidak merusak hati dan pikiran orang lain.

menyelamatkan artinya berupaya berkata baik kepada orang lain.

Allah dan Rasul Nya tidak suka umatnya berkata kotor.

mari perbaiki ucapan kita dan jaga ucapan kita

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

مَا شَيْءٌ أَثْقَلُ فِيْ مِيْزَانِ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ خُلُقٍ حَسَنٍ وَإِنَّ اللهَ لَيُبْغِضُ الْفَاحِشَ الْبَذِيْءَ

“Sesungguhnya tidak ada sesuatu apapun yang paling berat ditimbangan kebaikan seorang mu’min pada hari kiamat seperti akhlaq yang mulia, dan sungguh-sungguh (benar-benar) Allāh benci dengan orang yang lisānnya kotor dan kasar.”

(Hadīts Riwayat At Tirmidzi nomor 2002, hadīts ini hasan shahīh, lafazh ini milik At Tirmidzi, lihat Silsilatul Ahādīts Ash Shahīhah no 876)

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam:

يَا عَائِشَةَ لَا تَكُوْنِيْ فَاحِشَةَ

“Wahai ‘Āisyah jangan engkau menjadi orang yang mulutnya kotor.”

(Hadits Riwayat Muslim nomor 2165)

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

إِنَّ الله عزّ وجلّ لاَ يُحِبُ الفُحْشَ وَلَا التَفَحُش

“Sesungguhnya Allāh ‘azza wa jalla tidak suka dengan perbuatan keji dan kata-kata yang kotor (kasar).”

(Hadits Riwayat Ahmad nomor 24735)

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:
لَيْسَ الْمُؤْمِنُ بِالطَّعَّانٍ وَلَا بِاللَّعَّانٍ وَلَا الْفَاحِشِ الْبَدِيءِ

Artinya: “Bukanlah seorang mukmin yang sempurna, yang suka mencaci, mengutuk, berbuat, dan berkata kotor.” (HR Ahmad, Bukhari, dan Tirmidzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *