Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
مَا تَعُدُّونَ الرَّقُوبَ فِيكُمْ؟ قَالَ قُلْنَا: الَّذِي لَا يُولَدُ لَهُ، قَالَ: «لَيْسَ ذَاكَ بِالرَّقُوبِ وَلَكِنَّهُ الرَّجُلُ الَّذِي لَمْ يُقَدِّمْ مِنْ وَلَدِهِ شَيْئًا
Rasulullah pernah bertanya kepada para sahabat: “Tahukah engkau siapakah yang mandul?” Para sahabat menjawab; “Orang yang mandul ialah orang yang tidak mempunyai anak”. Lalu Rasulullah bersabda; Orang yang mandul ialah orang yang memepunyai banyak anak, tetapi anak-anaknya tidak memberi manfaat kepadanya sesudah ia meninggal dunia”. (HR. Ahmad)
Hikmah:
ada 2 pengertian anak:
Pengertian mandul diatas bukan berarti tidak punya anak biologis, tetapi mandul adalah tidak punya anak ideologis. anak ideologis inilah yang kelak akan dapat memberi manfaat kepada orang tuanya sesudah meninggal dunia.
sangat penting bagi kita agar mempunyai anak ideologis (bisa dari anak biologis, anak angkat atau murid) karna dari merekalah yang akan meneruskan ajaran keIslaman sampai anak cucu mereka, mengerjakan amal soleh, serta mendoakan kita.
Tinggalkan Komentar